Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: PP KBI Nilai Keputusan Silaturahmi Ilegal, Pengprov Diharap Tetap Tenang Menuju Munas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Olahraga > PP KBI Nilai Keputusan Silaturahmi Ilegal, Pengprov Diharap Tetap Tenang Menuju Munas
Olahraga

PP KBI Nilai Keputusan Silaturahmi Ilegal, Pengprov Diharap Tetap Tenang Menuju Munas

Bambang
Bambang Published 13 Feb 2026, 18:23
Share
6 Min Read
Ketua Umum PP PBI Ngatino pada acara jumpa pers di Jakarta, Jumat (13/2/2026) untuk menanggapi informasi, opini yang berkembang di media massa dan media sosial yang menimbulkan kegaduhan dan cenderung menyudutkan PP KBI sebagai organisasi resmi yang menaungi kick boxing Indonesia.. Foto/dok/PP kbi
Ketua Umum PP PBI Ngatino pada acara jumpa pers di Jakarta, Jumat (13/2/2026) untuk menanggapi informasi, opini yang berkembang di media massa dan media sosial yang menimbulkan kegaduhan dan cenderung menyudutkan PP KBI sebagai organisasi resmi yang menaungi kick boxing Indonesia.. Foto/dok/PP kbi
SHARE

Mandat Rakernas

Menanggapi pertanyaan wartawan, Ngatino menjelaskan, aksi yang dilakukan para pihak itu tidak mengganggu agenda Munas yang akan dilaksanakan mendatang. Hanya saja, informasi yang berkembang membuat bias para Pengprov. Namun, dia meminta semuanya tenang karena mekanisme yang diambil dan dilakukan PP PBI sudah merujuk pada ketentuan.

“Pertama, PP KBI kan ada Rakrenas, tanggal 1 Desember 2025. Dalam Rakernas itu jelas memandatkan, mengamanahkan kami untuk membentuk panitia. Panitia ada dua, panitia munas dan panitia penjaringan bakal calon ketua umum. Ini yang kita garis bawahi. Sehingga kalau Rakernas sudah mengamanah kepada kami, dan kami tidak melaksanakan itu, pasti kami salah,” ucapnya.

Menyinggung kemungkinan upaya silaturahmi itu untuk menggagalkan munculnya balon ketum yang menurut informasi sudah mengarah kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman, secara tidak langsung Ngatino menyatakan, awam bisa beranggapan seperti itu. Pasalnya, semua sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu penjaringan sudah berlangsung dan berakhir.
“Nanti tim penjaringan itu akan melaporkan pada forum. Ya mungkin infonya disampaikan, nanti. Apakah faktanya nanti akan muncul banyak calon atau tidak akan disesuaikan dengan dukungan yang ada. Nah, kalau ada yang lain setelah itu, silakan dijawab sendirilah,” katanya.
Karena itu Ngatino yang sudah mengurusi olahraga hampir 40 tahun mengimbau agar setiap informasi yang berkembang harus dilihat secara objektif, proporsional dan merujuk pada mekanisme konstitusional. Kemudian setiap langkah dan kebijakan selalu dilakukan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
“Jangan sampai mengorbankan kick boxing yang sudah dibangun dari bawah dengan perjuangan berat. Empat tahun dulu siapa yang mau melihat kick boxing. Sekarang setelah melangkah sejauh ini hingga bisa dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games mari kita jaga dengan baik,” tegas Ngatino yang juga pendiri KBI itu.
Ngatino mengingatkan, segala dinamika yang muncul pada olahraga kick boxing di Tanah Air terus mendapat pantuan dari Confederasi Kickboxing Asia (AKC) dan Asosiasi Kickboxing Dunia (WAKO) apalagi setelah adanya kagduhan pada SEA Games ke-32 Thailand 2025 lalu yang nyaris atlet Indonesia tidak bisa mendapat kalungan medali. Namun masalah itu bisa diselesaikan pengurus KBI dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau National Olympic Committee (NOC) of Indonesia.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Diharap Tetap Tenang, Menuju Munas, Nilai Keputusan Silaturahmi Ilegal, Pengprov, PP KBI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article pgd Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Next Article Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Foto: BPMI Setpres Prabowo Perintahkan Qodari Kumpulkan Video Kritik MBG untuk Ditonton Setiap Malam

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260606 WA0051
HeadlineJabodetabek

Dokter Gigi Warga Negara Vietnam Dideportasi, Terbukti Praktik Gunakan Ijin Tinggal Kunjungan

HeadlineOlahraga
Jojo Segel Final Indonesia Open, Taklukkan Teeraratsakul Lewat Duel Tiga Gim
06 Jun 2026, 18:11
Olahraga
Melalui Tinju dan Bela Diri, Ghosun Iron Camp Bangun Karakter Generasi Muda
06 Jun 2026, 16:00
Ekonomi
PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan
06 Jun 2026, 17:46
Jabodetabek
Persiapkan Generasi untuk Hadapi Tantangan Masa Depan, MA Insan Cendekia Nusantara Bernilai Keislaman dan Budaya Hadir di Purwakarta
06 Jun 2026, 20:05
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?