Puncak ketegangan terjadi di akhir set. Samator yang tertinggal 19-23 berhasil membalikkan keadaan menjadi 24-23 melalui semangat pantang menyerah Rama Fauzan dkk. Namun, kematangan mental LavAni berbicara. Setelah melalui lima kali deuce, LavAni akhirnya mengunci kemenangan dramatis 30-28.
Samator sempat membuka harapan di set ketiga dengan unggul 11-7 melalui intensitas serangan yang meningkat. Dukungan publik Bojonegoro membakar semangat pemain muda Samator. Namun, LavAni tetap tenang. Kecerdikan Jasen Kilanta dalam mengatur variasi serangan membuat LavAni berbalik unggul 20-16. Meski Samator berusaha mengejar, dominasi Boy Arnes dkk tak terbendung dan menutup laga dengan skor 25-20.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengakui kalau tim asuhan David Lee pada laga ini sempat melakukan rotasi pemain.
“Pelatih sempat melakukan rotasi pemain untuk mencoba pemain menghadapi final four nanti. Rotasi itu dilakukan agar semua pemain siap main di final four,” ujar Erwin usai laga.
Sementara itu, manajer tim Samator, Hadi Sampurno mengaku puas dengan penampilan timnya. “Di atas kertas tim Samator itu di bawah LavAni,” kata Hadi.
