IPOL.ID – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, memaparkan langkah praktis Kementerian Agama dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Menag menekankan bahwa Ramadan harus menjadi momentum penguatan ibadah yang dibarengi dengan empati dan solidaritas sosial lintas unsur masyarakat.
Menag minta seluruh jajaran Kemenag menggerakkan rumah ibadah, khususnya masjid di jalur mudik, untuk menjadi oase kemanusiaan yang memberikan kenyamanan bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang.
“Kami mengimbau daerah-daerah yang dilawati para pemudik, ada sekitar 6 ribu masjid di seluruh Indonesia itu supaya nanti hari-hari tertentu, baik itu hari mudik nasional, ataupun mudik keagamaan, itu dibuka,” terang Menag saat memberikan Pembinaan ASN di Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, baru-baru ini,
“Bahkan kalau perlu pada mudik Lebaran nanti, para pengurus masjid itu bukan saja membuka pintunya tetapi memberikan buka puasa terhadap jamaah yang mungkin mampir,” sambungnya.
Pembinaan ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sulsel ini dihadiri jajaran pimpinan ASN, dan tokoh agama lintas Iman. Hadir mendampingi Menag, Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid.
