“Ketahanan keluarga berkontribusi langsung pada ketahanan masyarakat dan bangsa. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang harmonis,” tambahnya.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan, peluncuran The Most KUA Sakinah Maslahat merupakan gerakan bersama seluruh unsur KUA, mulai dari penyuluh agama, penghulu, hingga jajaran Kementerian Agama.
“Kami meluncurkan The Most KUA Sakinah Maslahat sebagai ikhtiar menghadirkan layanan yang lebih proaktif, menjemput bola, dan hadir langsung di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan memastikan pelayanan urusan agama dapat dirasakan secara luas,” jelasnya.
Ia menambahkan, momentum menjelang Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat dimensi spiritual masyarakat agar layanan keagamaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan dan pendampingan keluarga.
Melalui gerakan ini, Kementerian Agama berharap KUA bertransformasi menjadi simpul penguatan nilai keagamaan, pusat literasi keluarga, serta mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan yang sakinah, maslahat, dan berkelanjutan. (ahmad)
