IPOL.ID- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menutup tahun 2025 dengan pencapaian gemilang. Perusahaan mencatatkan angka 413 juta pelanggan, atau meningkat dua kali dalam tiga tahun terakhir, dengan rata-rata 1,4 juta perjalanan harian.
Transjakarta kian mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung mobilitas warga Jabodetabek. Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan upah minimum, Transjakarta justru berhasil mencatatkan efisiensi operasional impresif. Subsidi per pelanggan dijaga konstan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bahkan turun 14 persen dibandingkan tahun 2022.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menyampaikan, keberhasilan (efisiensi di tengah tantangan ekonomi) ini karena dukungan penuh dari pemegang saham mayoritas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, merupakan buah dari transformasi fundamental.
“Kami tak hanya mengejar ekspansi kuantitas saja, tapi juga kualitas. Melalui digitalisasi dan penguatan tata kelola, kami membuktikan bahwa layanan publik masif tetap bisa dikelola secara efisien dan bertanggung jawab,” ujar Welfizon dalam keterangannya pada awak media di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

