Sektor industri agro masih menjadi tulang punggung industri pengolahan nasional. Pada tahun 2025, sektor tersebut memberikan kontribusi sebesar 52,09 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas dan 9,00 persen terhadap PDB nasional, dengan pertumbuhan mencapai 4,95 persen. Dari sisi perdagangan luar negeri, industri agro mencatat nilai ekspor sebesar USD78,77 miliar dan impor USD21,19 miliar, sehingga menghasilkan neraca dagang positif sebesar USD57,58 miliar.
Selain itu, realisasi investasi di sektor industri agro pada tahun 2025 mencapai Rp191,7 triliun dan mampu menyerap sekitar 10 juta tenaga kerja hingga Agustus 2025. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor agro tetap menjadi salah satu sektor yang diminati investor dan berperan penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Memasuki tahun 2026, kinerja industri nasional masih berada pada fase ekspansi yang tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang berada pada level 54,02. Kondisi ini menandakan optimisme pelaku industri dalam meningkatkan produksi, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
