Indra menegaskan sosialisasi tersebut juga menjadi sarana penyelarasan informasi antara pengelola kepesertaan di kantor pusat dan wilayah PT Angkasa Pura Indonesia. Keseragaman pemahaman dinilai penting agar pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat berjalan optimal di seluruh unit kerja perusahaan.
“Keselarasan informasi antara pengelola kepesertaan di kantor pusat dan wilayah sangat penting agar implementasi program BPJS Ketenagakerjaan berjalan sesuai regulasi dan seluruh pekerja memperoleh perlindungan yang maksimal,” ujar Indra.
Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, terutama terkait dampak penyesuaian upah terhadap besaran iuran dan manfaat jaminan sosial yang diterima pekerja.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Kebon Sirih, antara lain Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi Hendi Kurniawan serta Petugas Pemeriksa Cabang Junelpri Saragih. Sementara dari pihak PT Angkasa Pura Indonesia, peserta berasal dari berbagai unit bandara di Regional IV, meliputi Yogyakarta International Airport (YIA), Bandara Juanda Surabaya (SUB), Bandara Ahmad Yani Semarang (SRG), Bandara Adi Soemarmo Solo (SOC), Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG), Bandara Tunggul Wulung Cilacap (PWL), hingga Bandara Dhoho Kediri (DHX).
