“Risiko kardiovaskular dan metabolik yang tinggi, risiko stroke akibat masalah kolesterol 44 persen. Lingkar perut di atas batas normal 31 persen dan hipertensi atau tekanan darah tinggi 18,1 persen,” terangnya.
“Kondisi spesifik, terdapat temuan signifikan pada wanita dewasa di mana 24,8 persen mengalami anemia,” sambungnya.
Pemerintah menargetkan program CKG dapat menjangkau 200 juta orang hingga akhir 2026. Hingga Maret 2026, tercatat sudah ada 13,8 juta pendaftar baru yang masuk dalam sistem antrean.
“Pada Januari hingga Februari 2026, program CKG telah melayani 10.563.593 orang peserta di 9.543 Puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten kota. Dari jumlah tersebut sebanyak 714.808 peserta atau sekitar 8,6 persen telah mendapatkan pengobatan. Sementara lebih dari 7,5 juta peserta lainnya masih dalam proses tindak lanjut oleh Kementerian Kesehatan,” tandasnya. (far)
