Secara keseluruhan, distribusi energi Pertamina tetap berjalan normal melalui armada lain yang beroperasi di berbagai perairan internasional maupun domestik. Rantai pasok energi tersebut didukung sekitar 345 kapal yang berada di bawah pengelolaan Pertamina Group.
Di tengah dinamika kawasan Timur Tengah, PIS menegaskan keselamatan kru tetap menjadi prioritas utama sekaligus memastikan distribusi energi nasional tetap terjaga. (bam)
