“Kita harus masih mencari situasi, kita harus mencari feel-nya lagi di mana lawan-lawannya juga sekarang jauh lebih merata. Saya melihatnya sih cukup baik banyak pemain bagus dan juga pemain muda jadi siapapun bisa menang. Tapi memang harus menganggap setiap partai itu adalah partai final,” tambahnya.
Alwi Menang Susah Payah
Sementara itu, dalam debutnya di turnamen Super 1000 tersebut, Alwi Farhan harus susah payah mengalahkan Ayush Shetty. Ia menang 19-21, 21-9, 21-17.
“Pertama-tama, alhamdulillah pastinya. Suatu kehormatan dan suatu kebanggaan bagi saya sendiri bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan. Saya merasakan atmosfer yang berbeda tapi lawan saya juga baru pertama kali jadi saya mencoba menempatkan apa yang saya rasa dan dilempar ke lawan,” tutur Alwi.
“Mungkin yang lawan saya rasakan juga ada di diri saya juga. We never know about each other tapi yang pasti kita tahu saya mau berusaha setiap poinnya,” tambahnya.
Ia merasa bersyukur bisa memaksimalkan kesempatan walaupun sempat kehilangan momentum di gim pertama. “Karena beberapa kali, lima atau empat kali, Ayush sempat berdarah di bagian lututnya dan ada medical break sehingga pertandingan terhenti,” ujarnya.
