“Namun, saya mau ngomong, setelah Lebaran saya akan ketemu beliau, yaitu membicarakan masalah naturalisasi. Nah kalau sudah clear, kita bisa mempersiapkan administrasi, tentu langkah berikutnya adalah kita ke DPR. Karena itu harus ada persetujuan persidangan DPR,” lanjutnya.
PBVSI menilai langkah naturalisasi diperlukan untuk mempercepat peningkatan daya saing tim nasional. Kehadiran pemain baru diharapkan memberi tambahan kualitas sekaligus menciptakan atmosfer kompetitif bagi atlet lokal.
Imam menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang, bukan sekadar kebutuhan sesaat menghadapi turnamen tertentu. Fokus utama tetap diarahkan pada target besar tampil lebih kompetitif di Olimpiade Brisbane 2032.
“Kenapa kita harus naturalisasi? Tentu kita punya proses yang panjang yaitu kita ingin menuju ke Olimpiade Brisbane 2032. Sehingga kita mempersiapkan tim yang bagus itu yang pertama. Kemudian yang kedua supaya bisa membangun motivasi bagi atlet-atlet nasional kita,” katanya.
