“Kita juga tidak ingin mematikan dari atlet nasional. Tidak boleh. Kita boleh naturalisasi tetapi juga kita ada persentasenya,” tegas Imam.
Empat atlet yang disiapkan disebut sudah memberikan sinyal positif untuk bergabung. Namun, PBVSI masih meneliti aspek regulasi, termasuk kemungkinan terkait status diaspora agar proses berjalan sesuai aturan.
“Pada intinya, empat ini sudah siap karena mereka sudah diinfokan dan mereka mau,” ucapnya.
Selain mendatangkan pemain, PBVSI juga berencana menambah tenaga pelatih dari Brasil untuk menangani tim voli putra Indonesia yang tahun ini menghadapi sejumlah agenda internasional. (bam)
