“Kemudian pada periode 11-20 Maret serta 21-31 Maret 2026, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang, namun peluang hujan lebat berpotensi terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan,” paparnya.
Di sektor penerbangan, BMKG mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) selama bulan Maret. Pertumbuhan awan CB ini berpotensi memicu turbulensi dan kilat/petir di rute penerbangan, serta hujan lebat, badai guntur, wind gust, dan wind shear di area bandara. Kawasan yang perlu diwaspadai meliputi Samudra Hindia barat daya dan selatan Jawa, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, Maluku, Maluku Utara, dan Papua hingga Pasifik Utara.
Untuk sektor kelautan, periode Maret-April berpotensi menghadirkan gelombang kategori sedang (1,25–2,5 meter). Pada bulan Maret, gelombang ini berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga barat Lampung, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Maluku hingga Papua.
