Menurutnya, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi pihak lapas terkait temuan sabu, pil ekstasi, dan tembakau sintetis di dalam tahanan.
“Barang bukti sudah kita sita dan kita terus melakukan pengembangan untuk mengetahui asal-usul barang tersebut,” ujar Arnold.
Hingga kini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami jaringan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peredaran narkotika di dalam lapas tersebut.(Vinolla)
