Apalagi, di tengah terjadinya pengurangan dana bagi hasil. Pemprov DKI bersama DPRD tetap berkomitmen menjaga program-program prioritas, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), serta bantuan sosial bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kita dapat melalui masa yang tidak mudah, dan APBD tetap berjalan sesuai target. Berbagai penghargaan yang diterima Pemprov DKI juga menjadi bukti kerja bersama yang baik,” katanya.
Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah pusat, dalam menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta. Ia menyebut sinergi tersebut sebagai modal sosial yang kuat untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Untuk menjaga Jakarta, tidak cukup hanya Pemprov DKI bersama DPRD DKI. Kita harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat. Saya bersyukur, komunikasi dengan pemerintah pusat berjalan baik. Berbagai persoalan di Jakarta pun dapat ditangani melalui dukungan dan sinergi bersama,” tandasnya.(Sofian)
