Mendapat informasi tersebut, Iptu N yang menjabat Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Panakkukang mendatangi lokasi untuk membubarkan kelompok remaja tersebut.
Sesampainya di lokasi, ia melihat seorang pemuda diduga mengganggu pengendara sepeda motor. Petugas kemudian turun dari kendaraan, mencoba mengamankan pemuda tersebut, dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Dari sejumlah remaja yang berada di lokasi, hanya satu orang yang berhasil diamankan, yakni Bertrand Eka Prasetyo (18), sementara yang lainnya melarikan diri.
Korban sempat berusaha kabur dan meronta saat diamankan. Dalam kondisi itu, senjata api yang masih dipegang petugas dilaporkan tidak sengaja meletus dan mengenai bagian belakang tubuh korban.
Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun karena keterbatasan peralatan, ia dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban akhirnya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. (far)
