Di samping itu, pemerintah juga mengerahkan sejumlah bantuan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial (Kemensos), dan pemerintah daerah (Pemda). Dengan bantuan tersebut, diharapkan progres pemulihan dapat dipercepat, terutama melalui upaya penanganan oleh Pemda.
“Yang tidak mampu tetap ditangani pusat. Di pusat saya sampaikan kepada Pak Wagub, Pak Gubernur, kita sudah rapat. Pada waktu di Kemenko PMK, Bappenas sudah menyampaikan angka lebih kurang Rp53 triliun untuk pemulihan ke depan,” imbuhnya.
Di sisi lain, proses pemulihan juga terus dilakukan untuk jangka panjang. Misalnya, perbaikan jalan yang diproyeksikan akan dibangun secara permanen. Kemudian hunian tetap (huntap) yang akan dikerjakan secara menyeluruh sembari memastikan perkembangan laporan dan akurasi data yang dikirimkan oleh Pemda.
“Cepatnya huntap, salah satunya itu adalah adanya data. Kalau datanya ada, lengkap, saya segera akan melakukan eksekusi. Saya akan koordinasi kepada BNPB dan Menteri Perumahan, Pak Maruarar Sirait. Beliau berdua sudah menunggu,” tandasnya.
