“Kami langsung kerahkan sekitar 50 personel gabungan untuk penanganan awal secara manual. Yaitu membersihkan puing-puing longsoran,” kata Ali, Senin.
Ali menjelaskan, penanganan melibatkan personel dari unsur PPSU, Sumber Daya Air, Sudin Gulkarmat, BPBD, Satpol PP, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), Sudin Lingkungan Hidup dibantu warga sekitar. Termasuk pengurus RT, RW, LMK ikut di dalamnya.
Menurutnya, longsor terjadi akibat debit air yang cukup tinggi dan kontur tanah yang labil. Penanganan awal adalah pembersihan puing bangunan, turap dan bonggol pohon Kelapa yang ikut tumbang dan jatuh ke tengah kali.
Selanjutnya, upaya dilakukan akan dilanjutkan dengan pemasangan kayu dolken sebagai penahan agar tidak terjadi longsor susulan. Ke depan akan dibuatkan turap menggunakan batu kali.
Sementara, anggota LMK RW 02 Kelurahan Batu Ampar, Siti Zuriyah menambahkan, longsor terjadi pada Minggu sore saat cuaca ekstrem lokasi diguyur hujan deras. Namun air Kali Baru tidak sampai melimpas ke pemukiman warga.
