Pihaknya langsung koordinasi dengan pihak kelurahan/kecamatan setempat dan unit terkait sehingga Senin hari ini cepat dilakukan penanganan.
“Alhamdulillah langsung direspon cepat dan sekarang sedang ditangani. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi pada seluruh petugas yang melakukan penanganan,” ujar Siti.
Menurutnya, kontur tanah di lokasi labil karena sering terkikis debit air tinggi yang mengalir deras. Bahkan sudah ada keretakan sebelumnya sehingga saat diterjang debit air langsung longsor. Bangunan ikut ambruk karena posisinya berada di bibir turap yang longsor itu.
Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, pihaknya sementara menutup akses jalan tersebut. Agar kendaraan untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi.
“Sebab badan jalan juga ikut tergerus longsoran dan tersisa hanya sekitar 50-70 sentimeter (cm) saja. Berbahaya kalau dilintasi kendaraan,” katanya. (Joesvicar Iqbal)
