IPOL.ID – Ramai di media sosial, sekelompok anak dari Desa Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat (Kalbar), menyuarakan kritik tajam terhadap kondisi jalan rusak di wilayah mereka. Dengan bahasa polos namun menohok, mereka mengeluhkan akses yang berlumpur dan licin, bahkan menyentil kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban menangani persoalan tersebut.
Dalam rekaman itu, terlihat kondisi jalan desa yang masih berupa tanah, dipenuhi lumpur, dan sangat licin saat hujan turun. Akses yang buruk tersebut disebut kerap menghambat aktivitas warga sehari-hari.
“Kami dari Bedayan, SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepauk, ingin menyampaikan jalan kami yang lincah, lecut, lecut, karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, ya, pingsan,” ujar salah satu anak dalam video yang diunggah akun Instagram @elisabetmurniw, Minggu (29/3/2026).
Tak hanya mengeluhkan kondisi jalan, anak-anak itu juga menyentil gaya kepemimpinan pejabat daerah yang dinilai kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat.
“Mikirin kaya sendiri, enggak mikirin masyarakat yang banyak,” timpal anak lainnya.

