Meski merasa kecewa, Yamal tetap menunjukkan kedewasaannya dengan berterima kasih kepada seluruh suporter yang hadir memberikan dukungan positif. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan, demi menjaga sepak bola sebagai olahraga yang inklusif bagi semua golongan.
“Sampai jumpa di Piala Dunia,” tutup Yamal dalam unggahannya, memberi sinyal fokusnya kini kembali ke lapangan untuk membawa Spanyol berprestasi di kancah dunia. (ahmad)
