“Melalui pendekatan kolaborasi antara brand dan arsitek, kami ingin mendorong setiap booth tidak hanya tampil sebagai ruang display produk, tetapi sebagai karya yang memiliki narasi dan kualitas desain yang kuat. Kehadiran Curated Best Booth Award menjadi bentuk apresiasi atas upaya tersebut, sekaligus memberikan nilai tambah bagi brand dalam membangun positioning dan pengalaman yang lebih berkesan di ARCH:ID 2026,” ujar R. Arief Sofyan Rudiantoro, Project Director PT CIS Exhibition, pada Sabtu (11/4/2026)
Sebagai penguat arah kuratorial, ARCH:ID 2026 dikuratori oleh Ar. Afwina Kamal, IAI (Hadiprana Design), Ar. Trianzani Sulshi, IAI (Studio Aliri), dan Ar. Dhanie Syawalia, IAI (Dhanie & Sal). Mengusung tema “Skema Sintesa – Arsitektur Keterlibatan”, pameran ini melihat arsitektur sebagai ekosistem terbuka dan kolaboratif, tempat berbagai disiplin saling terhubung dan batas-batas antarbidang semakin cair.
“Arsitektur telah lama menyimpan ilusi otonomi; seolah-olah merupakan disiplin yang hanya menjawab pada dirinya sendiri. Skema Sintesa membongkar anggapan ini, dengan menegaskan bahwa lingkungan binaan tidak pernah semata-mata merupakan hasil kerja arsitek. Setiap proyek dibentuk oleh sistem dan berbagai aktor di luar studio desain,” ujar tim kurator ARCH:ID 2026.
