Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Cegah Fraud dan Optimalkan Aset, LPMAK Nilai Sarana Jaya Butuh Nakhoda Kolektif yang Berintegritas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Cegah Fraud dan Optimalkan Aset, LPMAK Nilai Sarana Jaya Butuh Nakhoda Kolektif yang Berintegritas
HeadlineJakarta Raya

Cegah Fraud dan Optimalkan Aset, LPMAK Nilai Sarana Jaya Butuh Nakhoda Kolektif yang Berintegritas

Bambang
Bambang Published 12 Apr 2026, 14:26
Share
3 Min Read
IMG 20260412 WA0048
Gedung Sarana Jaya DKI Jakarta. (Foto istimewa)
SHARE

IPOL.ID-Tata kelola Perumda Pembangunan Sarana Jaya terus menjadi sorotan. Hal itu berkaitan dengan Sarana Jaya
sebagai BUMD dengan portofolio aset yang masif, dinilai rentan terhadap risiko inefisiensi jika tidak dipimpin oleh struktur manajemen yang lengkap, solid, dan transparan.

Lembaga Pendidikan Masyarakat Anti Korupsi (LPMAK) memberikan catatan kritis sekaligus strategis terhadap tata kelola perusahaan plat merah di Jakarta itu.

Aktivis LPMAK, Andrianto, menyatakan bahwa dalam konteks pemberantasan korupsi di lingkungan perusahaan daerah, kunci utamanya terletak pada sistem check and balances di level pimpinan. Menurutnya, fondasi bisnis Sarana Jaya yang kuat saat ini harus dibentengi dengan kepemimpinan yang kolektif-kolegial.

“Sarana Jaya mengelola aset negara yang sangat besar di sektor properti dan kawasan. Dalam kacamata anti-korupsi, pengelolaan aset sebesar ini tidak boleh bertumpu pada segelintir orang. Dibutuhkan tim direksi yang lengkap dan solid untuk menutup setiap celah potensi fraud atau penyalahgunaan wewenang,” tegas Andrianto dalam keterangannya, Minggu (11/4/2026).

123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Butuh Nakhoda Kolektif, Cegah Fraud dan Optimalkan Aset, LPMAK, Nilai Sarana Jaya, yang Berintegritas
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article DFSK GIICOMVEC 2026 1 DFSK Tampilkan Inovasi Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2026
Next Article IMG 20260412 WA0051 ARCH:ID 2026 Kembali Digelar, Hadir Lebih Besar dengan Ratusan Booth di ICE BSD

TERPOPULER

TERPOPULER
IT
Ekonomi

Artha Graha Peduli bersama Bank Artha Graha Salurkan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal

Hukum
KPK Duga Eks Pejabat Kemenhub Terima Gratifikasi Terkait Kasus Korupsi Jalur Kereta
27 May 2026, 14:30
Nasional
Masjid Istiqlal Tak Lagi Bagi Daging Kurban Langsung, Menag Minta Maaf ke Masyarakat
27 May 2026, 16:26
Kriminal
Spesialis Pencuri Kabel Tembaga Kuningan di Menara Jamsostek Ditangkap
27 May 2026, 14:00
Jakarta Raya
Semangat Berbagi Idul Adha, Jurnalis Jakarta Utara Potong 13 Kambing dan 1 Sapi
27 May 2026, 23:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?