Kolaborasi lintas sektor ini diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari penyaluran bantuan hingga penguatan program berkelanjutan bagi pesantren.
Sebanyak 1.500 paket bantuan dibagikan kepada 1.000 santri, 115 pendamping, dan rekan media. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok serta dukungan edukatif seperti bibit tanaman guna mendorong kemandirian pangan di lingkungan pesantren.
Selain itu, program literasi keuangan yang dihadirkan melalui Bank Artha Graha Internasional memberikan kemudahan akses perbankan bagi santri, termasuk skema pembukaan rekening bagi yang belum memiliki KTP melalui pendampingan orang tua atau wali. Edukasi ini juga mencakup pemahaman pengelolaan keuangan serta kewaspadaan terhadap risiko kejahatan siber.
Ke depan, Artha Graha Peduli bersama para mitra akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong kemandirian pesantren, baik dari sisi ekonomi maupun ketahanan pangan.
Penutupan SSC 2026 oleh jajaran Rindam III/Siliwangi menandai keberhasilan sinergi antara TNI, pemerintah, pesantren, dan sektor swasta dalam membangun karakter serta masa depan generasi muda, khususnya di Jawa Barat. (sol)
