“Pada momentum HUT ke-65 Bank Jakarta, kami ingin berbagi manfaat yang lebih luas. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sahabat disabilitas agar memiliki akses yang lebih baik terhadap pelatihan, keterampilan, dan peluang untuk mandiri,” bebernya.
Menurut Ateng, pemberdayaan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, merupakan bagian penting dari pembangunan yang berkeadilan. Karena itu, Bank Jakarta ingin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong terciptanya ekosistem yang inklusif.
Kunjungan Bank Jakarta sekaligus pemberian bantuan tersebut disambut antusias Ketua Pembina Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia, Suty Karno bersama para sahabat disabilitas binaan.
Suty Karno menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank Jakarta yang dinilai memberikan dorongan nyata bagi pengembangan kapasitas para peserta pelatihan. “Kami menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian Bank Jakarta. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung sarana pelatihan dan memperkuat program pemberdayaan yang kami jalankan bagi sahabat disabilitas,” ujarnya.
