“Penindakan ini merupakan periode Juni sampai dengan Desember tahun 2025. Total yang kita musnahkan hari ini sekitar 7,3 juta batang. Nilai barang yang kita musnahkan tersebut adalah sekitar 11,4 miliar. Jadi potensi kerugian di sana yang bisa kita selamatkan itu sekitar 7,6 miliar,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Mochamad Syuhadak.
pa
Petugas di lapangan mengungkap berbagai modus operandi pengiriman barang ilegal yang kian canggih untuk mengelabui pemeriksaan, mulai dari penggunaan mobil pribadi yang dimodifikasi hingga penyamaran melalui jasa pengiriman barang. Penindakan banyak dilakukan di titik-titik strategis seperti gerbang tol utama di wilayah Semarang.
“Modusnya salah satunya mereka menggunakan mobil pribadi. Itu dipakai dengan memodifikasi suspensinya. Bahkan juga ada yang ditaruh di atasnya itu kelapa-kelapa sehingga mengelabui petugas yang ada di lapangan sana. Ada juga melalui jasa pengiriman, mereka itu _misdeclaration_. Menyebutnya dengan sarung, peci, parfum, buku, segala macam untuk mengelabui petugas,” ungkap Mochamad Syuhadak.
