“Cuaca sering jadi tantangan. Pernah kehujanan hingga basah kuyup, bahkan saat menuju daerah yang harus melewati sekitar 12 desa, kami terhambat jalan rusak dan berlumpur. Hampir menyerah, namun berkat bantuan warga yang mendorong motor, kami akhirnya bisa melanjutkan perjalanan,” kisahnya.
Tidak hanya jalur darat, perjalanan melalui laut juga menjadi bagian dari rutinitasnya. Beberapa wilayah hanya bisa dijangkau menggunakan speedboat kecil.
“Pernah naik speedboat kecil, di tengah jalan ombaknya besar dan kondisi mendung. Sempat khawatir juga, tapi saya percaya dengan pengemudi speedboat, kan sudah profesional. Dan benar kami bisa sampai dengan selamat,” lanjutnya.
Sebagai Mantri BRI, Hany memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah kerjanya. Ia tidak hanya menawarkan produk perbankan, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.
Produk yang diperkenalkan kepada masyarakat pun beragam, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kupedes, tabungan seperti deposito dan Simpedes, asuransi, hingga penggunaan QRIS bagi pelaku usaha.
