IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana blokade terhadap Selat Hormuz setelah pembicaraan damai dengan Iran di Pakistan berakhir buntu.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Senin (13/4), Trump menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk menutup akses kapal-kapal di jalur distribusi minyak paling vital di dunia tersebut.
“Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz,” kata Trump sebagaimana dikutip dari CNBC International, Senin (13/4).
Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan operasi akan dimulai pada Senin pukul 10.00 waktu setempat. Namun, penerapannya disebut terbatas, di mana kapal yang tidak menuju pelabuhan Iran masih diizinkan melintas.
Kebijakan ini dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik sekaligus mempersempit peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas di kawasan tersebut.
