“Bangunan sudah tua dan kondisinya memang tidak lagi kokoh. Hujan deras kemungkinan besar mempercepat keruntuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, sebuah truk milik warga mengalami kerusakan kategori sedang akibat tertimpa reruntuhan.
“Kerusakan terjadi di beberapa bagian badan kendaraan karena tertimpa material bangunan,” jelasnya.
Setelah menerima laporan pada Minggu malam, BPBD langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan awal. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak sekolah, warga, serta Dinas Pendidikan setempat.
Pembersihan material reruntuhan dilakukan pada Senin (13/4/2026) pagi mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan personel BPBD, pihak sekolah, serta warga sekitar melalui kerja bakti bersama.
Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, area sekitar lokasi kejadian telah disterilkan dan dipasangi pembatas agar tidak diakses, terutama oleh anak-anak.
