IPOL.ID- Hujan dengan intensitas tinggi terus melanda wilayah Kota Banda Aceh selama dua hari berturut-turut, hal ini menyebabkan debit air di sejumlah sungai mengalami kenaikan cukup tinggi hingga level siaga.
Tak berselang lama, tinggi muka air telah mencapai batas waspada, yang artinya sesaat lagi akan meluap dan berpotensi merendam rumah warg.
Beruntung, Kota Banda Aceh telah memiliki Early Warning System (EWS) banjir pemberian Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sehingga ketika debit air telah mencapai level waspada, sensor EWS yang ada di sejumlah sungai langsung memberikan tanda yang terhubung dengan dashboard di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh.
Petugas BPBD yang bersiaga 24 jam, langsung menyalakan sirine evakuasi sebagai peringatan kepada warga agar segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman.
Itulah skenario simulasi evakuasi mandiri yang dimainkan saat acara puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026 di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Minggu (26/4/2026).
