Dia menegaskan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ketertiban. “Karena memang ya semuanya siap gitu ketika dipanggil dan itu sudah komitmen kami semuanya,” kata dia.
Peran FLO tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Organisasi ini menampung aspirasi warga sekaligus menyampaikan kebijakan kepada anggota di tingkat bawah.
Untuk memastikan peran tersebut berjalan optimal, FLO juga melakukan pembinaan internal terhadap ormas yang tergabung, salah satunya melalui verifikasi legalitas organisasi.
‘Ya memang dengan adanya FLO ini kami menjaring juga dan kami selalu mengecek keabsahan daripada ormas-ormas yang ada di FLO itu. Itu memang salah satu program kami juga,” kata Juaini.
Tak hanya itu, FLO juga membantu ormas yang belum memiliki kelengkapan administrasi agar dapat memenuhi persyaratan formal.
“Kalau memang yang belum ada keabsahannya, nanti insya Allah kami dukung, kami jembatani ke Kesbangpol maupun ke pihak terkait yang ada hubungannya dengan masalah administrasi keormasan,” jelasnya.
