Dia menilai selama ini ormas tidak hanya menjadi representasi masyarakat, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung keamanan wilayah.
“Ya tentunya sebagai kepanjangan tangan dari masyarakat, banyak usulan dan harapan daripada masyarakat yang ingin disampaikan ke pimpinan kita, baik di Polda maupun di DKI,” kata Juaini.
Di sisi lain, FLO juga menjalankan fungsi koordinatif dengan aparat. Organisasi ini, kerap menerima instruksi untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan pengamanan.
“Kami menerima instruksi dan perintah bersinergi dengan Polda, dengan TNI, dan dengan jajaran Pemprov DKI yang memang selama ini sudah kami laksanakan, yaitu sama-sama bersinergi untuk menjaga situasi Jakarta supaya aman dan kondusif,” ucapnya.
Selain itu, FLO yang memiliki kapasitas mobilisasi massa yang cukup besar kerap dimanfaatkan dalam kegiatan yang melibatkan aparat keamanan.
“Kalau dilepas semuanya, seperti yang kadang-kadang Kapolda Metro minta, kami apel siaga di Polda, itu bisa sampai 5.000 anggota,” ujarnya.
