Kasus DSI sendiri terbilang masif. Aparat telah menetapkan empat tersangka, termasuk sosok pendiri hingga jajaran petinggi perusahaan. Mereka diduga menjalankan skema investasi yang merugikan ribuan orang.
Data sementara menunjukkan sekitar 15 ribu korban terdampak, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp2,4 triliun angka yang menempatkan kasus ini sebagai salah satu skandal investasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, fokus penyidik tidak hanya pada para tersangka, tetapi juga menelusuri rantai promosi dan distribusi informasi yang membuat masyarakat tertarik menanamkan dana. Pemeriksaan terhadap figur publik seperti Dude dan Alyssa diharapkan dapat membuka gambaran lebih utuh soal bagaimana kepercayaan publik terbentuk dalam bisnis tersebut.(Vinolla)
