Sementara itu pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi mengatakan final ini memang Pertamina adalah tim terbaik, “Tanpa diskusi pun saya mengakui Pertamina adalah tim terbaik,” kata Lodi.
Ia juga mengatakan, sebenarnya timnya sudah berusaha memperbaiki penampilan,”Sekali lagi Pertamina tim yang baik, kita pun untuk melawan perlu performa yang luar biasa,” tukas Alessandro Lodi.
Dengan gelar juara ini, JPE akan menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 400 juta serta piala. Sedangkan Phonska sebagai runner-up menerima Rp 250 juta plus piala.
Ini merupakan gelar keempat kali yang diraih JPE sejak keikutsertaan 2013. Yakni 2014, 2018, 2024, dan 2026.
Sedangkan bagi Gresik Phonska Plus, sejak mengikuti Proliga dari awal (2002) belum sekalipun meraih tropi juara.
Daftar peringkat 4 besar Proliga 2026 putri:
1. Jakarta Pertamina Enduro
2. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia
3. Jakarta Popsivo Polwan
4. Jakarta Electric PLN Mobile.(bam)
