Sebagai bagian dari upaya penguatan tersebut, Kemenpar telah menyelenggarakan talkshow “Ruang Diskusi Strategis” bertema “Peran Perempuan dalam Strategi Pengembangan Wisata Gastronomi Indonesia” pada 7 April 2026, yang dilaksanakan secara daring dan luring. Forum ini menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman sekaligus mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Perempuan dinilai memiliki peran sentral dalam pengembangan pariwisata gastronomi, baik sebagai penjaga pengetahuan kuliner tradisional, pengusaha, maupun pencipta pengalaman wisata yang autentik dan bernilai budaya tinggi. Peran ini menjadi fondasi penting dalam melahirkan inovasi serta memperkuat kualitas gastronomi Indonesia.
“Gagasan yang lahir dari forum ini diharapkan tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam pengembangan wisata gastronomi nasional. Kualitas gastronomi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan sistem pengelolaannya,” kata Diah.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, serta Asisten Deputi Bidang Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kemenpar, Hanifah.
