“Kami ingin gairah olahraga terus berkembang di kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan hidup sehat dan mampu bekerja secara maksimal,” kata Brian.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam melahirkan atlet-atlet unggulan Indonesia. Kampus, menurutnya, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan atlet berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam konteks tersebut, Brian mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama kerja sama ini adalah menghidupkan kembali aktivitas penelitian dan pengembangan di bidang keolahragaan. Ia menilai olahraga modern tidak dapat dipisahkan dari kemajuan sains dan teknologi, sehingga diperlukan dukungan riset yang kuat.
Kemendiktisaintek akan mendorong dosen, peneliti, dan guru besar untuk aktif melakukan penelitian di bidang sport science dan manajemen olahraga. Hasil penelitian tersebut nantinya dapat menjadi referensi bagi Kemenpora dalam merumuskan kebijakan dan program pembinaan atlet nasional.
