Teknologi ini dinilai mampu mengidentifikasi serta menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal tersebut.
“Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan,” ujarnya.
Inovasi lain datang dari Ambisius Lab melalui produk Ambisius News yang dinilai menjawab tantangan dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.
“Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat,” ungkapnya.
Meutya menegaskan bahwa kedua inovasi tersebut merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital, yaitu penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.
“Pemerintah dalam hal ini terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.
