AS dan Iran akhirnya memulai perundingan damai dimediasi Pakistan setelah sepakat gencatan senjata pada Rabu (8/4) lalu.
Ini merupakan perundingan tatap muka pertama kedua negara sejak revolusi Islam 1979. Delegasi AS dipimpin langsung oleh JD Vance, sementara delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Dalam pernyataan kepada wartawan usai perundingan, Vance berujar para negosiator Iran menolak syarat AS yang menurutnya sudah “cukup fleksibel.”
“Kami cukup kooperatif. Presiden memberi pesan pada kami untuk datang dengan iktikad baik dan melakukan upaya terbaik guna mencapai kesepakatan. Kami sudah melakukannya dan sayangnya kami tidak mampu mencapai kemajuan apa pun,” ucap Vance.
Karena pembicaraan mandek, Vance pun berencana membawa pulang seluruh delegasi AS dari Islamabad.
Seorang pejabat Pakistan sempat mengatakan kepada AFP bahwa pembicaraan kedua negara berjalan positif, dengan suasana yang positif pula.
Kendati demikian, setelah istirahat sejenak, seorang sumber Pakistan mengatakan kepada Reuters bahwa ada perubahan suasana dari kedua belah pihak.
