Tutang mengaku sempat terjepit sepeda motornya di dasar sungai dan mengalami luka di bagian lutut. Ia juga panik karena melihat anggota keluarganya turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Camat Tegalbuleud, Encep Iskandar, menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Sumberjaya dengan wilayah Cibugel. Jembatan itu diketahui dibangun oleh TNI pada tahun 2022.
“Ada empat orang yang terperosok ke sungai dan mengalami luka ringan. Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas Tegalbuleud,” jelasnya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, Noris, memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah, semua korban selamat. Saat ini mereka sudah mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Adapun korban yang terlibat dalam kejadian ini di antaranya Dera (30), Umarni (27), Ananda Dinda (6), Tutang (42), dan Fitri (35), yang merupakan warga dari Kampung Sukasirna dan Cilampahan.
