“Groundbreaking itu merupakan langkah awal kami dalam menghadirkan pasar yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Kami ingin memastikan bahwa pasar tidak hanya jadi pusat transaksi ekonomi, tapi
juga ruang publik yang layak dan membanggakan bagi masyarakat,” kata Dirut Perumda Pasar, Agus Himawan, Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, Agus Himawan menjelaskan, Pasar Gardu Asem dan Pasar Kramat Jaya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern guna menunjang kenyamanan pengunjung dan pedagang.
“Kedua pasar itu bakal dilengkapi fasilitas seperti musala, toilet umum dan disabilitas, jaringan air bersih, ruang laktasi, area parkir, CCTV, hingga panel surya. Namun, kami tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang jadi ciri khas pasar tradisional,” tukasnya.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, Perumda Pasar Jaya juga akan menerapkan sistem digitalisasi pasar dan pembayaran non-tunai (cashless).
Pembayaran service charge bagi pedagang akan menggunakan sistem auto debet melalui kerja sama dengan Bank Jakarta dan Bank Himbara.
