IPOL.ID – Gangguan serius terjadi pada operasional kereta api nasional setelah rangkaian KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah, Senin siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB itu memicu perubahan besar pada pola perjalanan kereta di lintas selatan.
Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daop 3 Cirebon langsung menerapkan skema penanganan darurat guna menekan dampak terhadap penumpang. Mulai dari pengalihan rute, penyediaan moda transportasi pengganti, hingga pembatalan sejumlah perjalanan ditempuh secara simultan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa insiden anjlok terjadi di KM 312+1 wilayah Stasiun Bumiayu. Tiga gerbong dilaporkan mengalami gangguan operasional dan saat ini masih dalam proses evakuasi oleh petugas di lapangan.
“Fokus utama kami adalah keselamatan dan pelayanan. Seluruh penumpang dan awak kereta dipastikan dalam kondisi selamat,” ujar Muhibbuddin.
Akibat kejadian tersebut, jalur hulu dan hilir di lokasi belum dapat dilalui. Kondisi ini membuat perjalanan kereta api di lintas selatan terganggu signifikan, khususnya menuju wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
