Sebagai langkah antisipasi, sejumlah kereta dialihkan melalui jalur utara, yakni memutar via Semarang sebelum kembali menuju Solo. Sementara itu, penumpang dengan tujuan Purwokerto dialihkan menggunakan layanan bus dari Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan.
Tidak hanya pengalihan rute, KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan sebagai bagian dari penyesuaian operasional. Beberapa kereta yang terdampak pembatalan antara lain:
KA Sawunggalih (Kutoarjo–Pasarsenen)
KA Taksaka (Yogyakarta–Gambir)
KA Purwojaya (Gambir–Kroya–Cilacap)
KA Bogowonto (Pasarsenen–Lempuyangan)
Selain itu, sejumlah kereta lainnya harus dialihkan rutenya, seperti KA Argo Semeru, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Progo, KA Manahan, KA Bima, hingga KA Jakatingkir.
Proses evakuasi rangkaian KA Bangunkarta masih berlangsung. Petugas terus bekerja di lokasi untuk mempercepat normalisasi jalur agar operasional kereta api bisa kembali berjalan seperti biasa.
KAI pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang terjadi.
