Di lokasi tersebut, peserta akan mengikuti serangkaian pemeriksaan lanjutan, mulai dari data jasmani, psikologi, hingga mental ideologi yang berlangsung pada 13 hingga 17 April 2026.
Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional, Brigjen Hengki Yuda, menegaskan seluruh peserta yang mengikuti tahap ini telah melewati proses seleksi awal yang ketat.
Pelatihan inti dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026 dan akan berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.
Program Komcad menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan negara melalui keterlibatan warga sipil terlatih. Sepanjang 2026, pemerintah menargetkan sekitar 4.000 ASN untuk mengikuti program ini.
“Total tahun ini direncanakan 4.000 ASN yang akan dilibatkan, dibagi dalam dua gelombang, masing-masing 2.000 peserta,” jelas Gabriel.
Program Komcad sendiri bertujuan membekali masyarakat sipil, termasuk ASN, dengan kemampuan dasar bela negara agar siap mendukung pertahanan nasional ketika dibutuhkan.(Vinolla)
