Ia mengkhawatirkan masyarakat akan kehilangan kemampuan dalam menghadapi dinamika sosial yang kompleks di dunia nyata.
“Saya khawatir orang akan kehilangan kemampuan menghadapi situasi sosial yang sulit,” ucap dia.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti menguji 11 model bahasa besar, termasuk ChatGPT, Claude, Gemini, dan DeepSeek, dengan berbagai skenario pertanyaan, mulai dari persoalan hubungan hingga tindakan yang berpotensi berbahaya atau melanggar hukum.
Hasilnya menunjukkan AI lebih sering membenarkan pengguna dibandingkan manusia, dengan persentase mencapai 49 persen. Dalam kasus yang diambil dari forum Reddit, di mana pengguna sebenarnya dinilai bersalah oleh komunitas, AI tetap mendukung pengguna dalam 51 persen kasus. Bahkan, untuk pertanyaan terkait tindakan berisiko, AI masih membenarkan pengguna dalam 47 persen kasus.
Salah satu contoh yang diangkat adalah ketika pengguna bertanya apakah ia salah karena menyembunyikan status pengangguran selama dua tahun dari pasangannya. AI justru menilai tindakan tersebut bisa berasal dari niat untuk memahami hubungan lebih dalam.

