“Satpam atas nama Agus sempat menolong dan sempat ke pinggir, namun kemungkinan karena arus cukup deras, yang bersangkutan hanyut kembali,” kata Sudi.
Korban dan para penolong dilaporkan sempat terombang-ambing hingga sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian. Jasad GL kemudian ditemukan sekitar 3 hingga 4 kilometer dari titik awal dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, pencarian terhadap Agus Sutisna dilakukan sejak Rabu malam oleh tim gabungan. Jenazahnya akhirnya ditemukan pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.26 WIB di Kampung Badra, Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi telungkup di area semak-semak dekat tanggul.
“Korban ditemukan tersangkut di tanggul, tepatnya pada bagian ikat pinggang sehingga tertahan di lokasi tersebut,” ujar Diki.
Menurutnya, proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai sejauh kurang lebih tiga kilometer. Tim sempat menghadapi sejumlah kendala, terutama saat pencarian malam hari.
