“Arus masih deras, debit air tinggi, serta banyak bambu dan akar yang menghalangi proses pencarian,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Agus dibawa ke Rumah Sakit Bedas Arjasari untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Rencananya, jenazah akan disalatkan di SMAN 1 Banjaran sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
Dalam insiden ini, total enam orang dilaporkan terlibat. Empat orang selamat, sementara dua lainnya meninggal dunia, yakni GL dan Agus Sutisna.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan peningkatan debit air secara tiba-tiba.(Vinolla)
