Al Fatih mampu mengumpulkan nilai hampirsempurna untuk 3 anak panah tiap serinya. Ia memastikan gelar juara pada seri 4 dengan setpoint 7-1 (118-109).
Kesabaran dan fokus yang ditampilkan Fatih saat di arena panahan menjadi modal utama kemenangannya pada seri ini. Fatih sudah tiga kali tampil dalam MilkLife Archery Challenge.
Pada seri 1 tahun 2025 lalu, dia menempati podium kedua, lalu di seri kedua, ia berhasil mendapat medali emas. Kali ini, berkat ketekunannya berlatih setiap hari di sekolah dan klub
panahan, dia mampu mempertahankan gelar juara. “Tahun ini lawannya luar biasa, semua pemainnya andal dan tepat sasaran. Tapi tadi di final aku tetap tenang dan membidik dengan
kesabaran jadi anak panahku bisa dapat poin tinggi. Aku ingin terus jadi juara, jadi latihan teknik dan mental itu perlu,” kata Fatih.
Pada kategori Nasional U-10 Putri mempertemukan Latisya Innara Surya Putri dari SD Negeri 7 Wonogiri versus Azka Aulia Nurinnajwa dari SD Islam Al Furqon dengan set point 6-0 (89-79).
Latisya mampu mengumpulkan nilai sempurna pada seri 1 dan 2. Dalam seri ketiga, ia kembali unggul dan mengunci gelar juara.
