Rivan juga menjelaskan, sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil menjaga core profit tetap stabil di angka Rp3,7 triliun. Selain itu, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp19,8 triliun, meningkat 5,8% year-on-year (yoy), yang didorong oleh kontribusi utama pendapatan tol sebesar Rp18,2 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp1,6 triliun.
Sedangkan, EBITDA Perseroan tercatat meningkat menjadi Rp13,3 triliun dengan capaian EBITDA Margin yang tangguh pada level 67,0%. “Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang stabil dan resilien. Stabilitas core profit didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5% (yoy) sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing yang dilakukan pada akhir 2024,” jelas Rivan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat lini bisnisnya yang mencakup bisnis konsesi, pengoperasian dan preservasi, hingga pengembangan bisnis prospektif. Pada lini bisnis konsesi jalan tol, Perseroan mempertahankan posisinya sebagai market leader, yaitu sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, dengan mengoperasikan 1.294 KM jalan tol dari total konsesi sepanjang 1.736 KM.
