Dalam beberapa bulan terakhir, Kennedy Center mengalami pergantian kepemimpinan, perubahan program, hingga rencana renovasi besar-besaran.
Nama Trump bahkan sempat dipasang di bagian depan gedung berdampingan dengan nama Presiden John F Kennedy. Situs resmi lembaga itu juga sempat menggunakan identitas “The Trump Kennedy Center”.
Tak lama setelah keputusan pengadilan diumumkan, Trump merespons dengan menyatakan keinginannya menyerahkan pengelolaan Kennedy Center kepada Kongres.
Melalui pernyataannya, Trump mengaku telah meminta Departemen Perdagangan menyiapkan mekanisme agar operasional, pengelolaan, dan pemeliharaan pusat seni tersebut dapat dialihkan sepenuhnya kepada Kongres.
Juru Bicara Departemen Perdagangan Ben Kass mengatakan pihak Kennedy Center akan berkoordinasi dengan Kongres untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk membahas persoalan finansial dan kondisi struktural gedung.
Sebelumnya, Gedung Putih membela keputusan penambahan nama Trump dengan alasan sang presiden dianggap berjasa menyelamatkan Kennedy Center melalui penguatan keuangan lembaga, modernisasi gedung, dan mengakhiri program-program yang memecah belah.
