“Harapannya produk kami bisa dikembangkan dan disempurnakan, bahkan dipasarkan kalau bisa, jika ada waktu dan kesempatan. Tentu harus belajar lebih giat lagi,” ujar Cindi.
Tim mengungkapkan, keberhasilan ini tidak lepas dari manajemen waktu dan kerja sama di tengah kesibukan akademik maupun nonakademik. Mereka pun memandang kompetisi merupakan wadah untuk berkembang dan berkarya melalui solusi atas permasalahan di sekitar.
Raihan ini pun tidak lepas dari dukungan lingkungan akademik. Anca Awal Sembada, S.T., M.Si., Ph.D. selaku dosen pembimbing, mendampingi proses penyusunan karya tulis ilmiah dengan memberikan arahan, kritik, dan saran yang konstruktif.
Tim Cybellé juga memberikan pesan kepada mahasiswa lainnya untuk berani menciptakan dampak nyata melalui keilmuan yang dimiliki.
“Jangan pernah takut untuk mencoba suatu hal baru, karena dari percobaan pertama itulah kita bisa belajar dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang lebih baik,” ujar Angel. (ahmad)
